Physical Society of Indonesia (PSI) Cabang Gorontalo sukses menyelenggarakan Webinar PSI Talk 2024 dengan tema "Inovasi Fisika dan MIPA dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan: Peran AI, Inovasi Sains dan Transformasi Pendidikan". Webinar yang diselenggarakan 26-27 Februari 2025 yang dibuka oleh Dekan FMIPA Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si. Kegiatan ini mencatat partisipasi yang tinggi dan beragam, menunjukkan antusiasme besar terhadap isu-isu terkini di bidang sains dan teknologi serta peran krusialnya dalam pembangunan berkelanjutan.
Ketua Panitia sekaligus Sekertaris PSI Cabang Gorontalo Raghel Yunginger menyampaikan “Webinar ini berhasil menarik 154 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara. Keberagaman geografis peserta ini mencerminkan jangkauan dan relevansi tema webinar bagi berbagai kalangan”.
Webinar ini diperkaya oleh presentasi dari 20 pemakalah dan pembicara undangan (invited speaker) yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk perguruan tinggi, perusahaan, dan dunia pendidikan. Para pembicara ini memberikan wawasan yang komprehensif dan beragam, mencakup aspek teoritis dan praktis dari inovasi Fisika dan MIPA dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Kehadiran pembicara dari berbagai sektor memastikan diskusi yang kaya dan relevan bagi peserta dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesional. Topik-topik yang dibahas meliputi peran kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai sektor, inovasi-inovasi sains terkini, dan transformasi pendidikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua PSI Cabang Gorontalo Prof. Jahja menuturkan, “Keberhasilan webinar ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi lebih lanjut antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan dan menerapkan inovasi-inovasi sains dan teknologi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di Indonesia. PSI Cabang Gorontalo berencana untuk menyelenggarakan acara serupa di masa mendatang untuk terus mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia”.
Kegiatan ini juga menggandeng SDGs center UNG dengan turut bekerja sama untuk dapat menghimpun berbagai inovasi hasil penelitian bidang ilmu matematika dan IPA yang berpotensi menjadi solusi pemecahan masalah prioritas di Provinsi Gorontalo untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).
Sebelumnya, Indonesia telah dua kali menyampaikan VNR, pertama kali di 2017 dan kedua kalinya di 2019.