Indonesia Sampaikan VNR 2021, Tegaskan Komitmen Tangani Pandemi Covid-19

Survei Mata Air di Desa Haya-Haya Jadi Langkah Awal Penyediaan Air Ber

Kabupaten Gorontalo — Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo bersama SDGs Center Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan Survei Mata Air/Sumber Air Bersih di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat, sebagai langkah awal menyiapkan rehabilitasi infrastruktur air bersih bagi masyarakat Desa Haya-Haya dan desa sekitar, khususnya untuk mendukung penanganan stunting.

Survei lapangan dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari dan dilanjutkan pada Selasa, 27 Januari, dengan fokus pada identifikasi kondisi sumber air, potensi debit, aksesibilitas, serta kebutuhan infrastruktur pendukung agar layanan air bersih dapat lebih andal dan berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan tim lintas instansi yang terdiri dari SDGs Center UNG, Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, Dinas Pariwisata Kabupaten Gorontalo, PDAM Kabupaten Gorontalo, serta BPKH Wilayah XV. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat layanan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih yang berperan penting dalam kesehatan keluarga dan percepatan penurunan angka stunting.

Melalui survei ini, tim menghimpun data dan temuan lapangan sebagai bahan perencanaan teknis rehabilitasi, termasuk kebutuhan jaringan distribusi, kemungkinan titik penampungan, serta rekomendasi penanganan yang sesuai dengan kondisi wilayah setempat.

Kegiatan survei mata air di Desa Haya-Haya diharapkan menjadi langkah nyata penguatan program pembangunan daerah yang selaras dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama target peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak.

Sebelumnya, Indonesia telah dua kali menyampaikan VNR, pertama kali di 2017 dan kedua kalinya di 2019.