GORONTALO — Sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) terwujud nyata di Kota Gorontalo. Selama dua hari, 16–17 Juli 2026, Hotel Aston Kota Gorontalo menjadi lokasi penyelenggaraan Lokakarya Tahap 1 SDGs SSTC bertajuk "Penguatan Kapasitas Para Pemangku Kepentingan dalam Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals yang Holistik".
Kegiatan ini dibuka secara resmi dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan agenda pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.
Lokakarya strategis ini berfokus pada upaya akselerasi Decade of Action melalui pendekatan lintas sektor, penguatan Kemitraan Multi-Pihak (Multi Stakeholder Partnership/MSP), tata kelola data yang lebih presisi, serta pengintegrasian prinsip Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) ke dalam Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs Kota Gorontalo.
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan, lokakarya ditutup dengan momen penting: penandatanganan berita acara komitmen bersama mengenai pengelolaan persampahan di Kota Gorontalo melalui pendekatan Multi Stakeholder Partnership. Penandatanganan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Dinas terkait, institusi pendidikan tinggi (universitas) di Gorontalo, organisasi non-pemerintah (NGO) dan aktivis lingkungan, serta pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang turut mendukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Proses penandatanganan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menegaskan dukungan penuh pemerintah kota terhadap kolaborasi lintas pihak ini.
Komitmen bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi landasan kerja sama daerah dalam pengelolaan persampahan untuk periode 2025–2027, tetapi juga akan dibawa secara resmi ke panggung nasional sebagai model praktik baik kolaborasi multi-pihak dalam mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal.
Dengan rangkaian lokakarya dan penandatanganan komitmen ini, Kota Gorontalo menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong implementasi SDGs secara holistik, inklusif, dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Indonesia telah dua kali menyampaikan VNR, pertama kali di 2017 dan kedua kalinya di 2019.